• Kuhentikan Hujan

    Sapardi Djoko Damono – seri puisi keren

  • Aku Tengah Menantimu

    Sapardi Djoko Damono – seri puisi keren

  • BS – 12 rilis hari ini

    Jika anda memiliki bubuk arang, batu kapur dan sedikit cangkang lalu kemudian mencampurkan bahan tersebut, anda akan memiliki adonan sempurna sebagai perekat.

    Campurkan adonan tersebut ke dalam perbandingan yang pas dengan abu vulkanik dan sedikit air maka anda akan membuat struktur yang kokoh. Begitulah orang Romawi membuat bangunan. AHA, anda sekarang sudah mengenal apa itu geopolymer. Geopolymer terdiri dari beberapa macam metode. BS – 12 menyoroti sedikit metode tersebut.


    https://flipbookpdf.net/web/site/290be32e40cc34367cf4693b39a3c539cd91380f202311.pdf.html

    Komunitas Sapardian akan mengambil jeda sebentar sebelum aktif kembali di tahun depan. Terima kasih buat semua kontributor semua edisi. Tanpa anda, BS tidak akan pernah ada. Terima kasih.

  • Ketika Kau Melupakan Aku, Sebagian dari Diri Aku Akan Hilang

    KETIKA KAMU MELUPAKAN AKU, SEBAGIAN DARI SIAPA AKU AKAN HILANG

    Begitulah kekasih anda. Begitu juga puisi.

    Ketika anda menulis puisi, anda berusaha untuk terus mengingat, terus berandai-andai. Jari jemari anda berusaha untuk tetap bergerak. Tapi pikiran dan jemari anda kadang tidak sinkron. Itu hal wajar, sangat wajar.

    Tapi ketika anda tidak menulis puisi dalam jangka waktu yang lama, sebagian dari puisi akan hilang.

    Seberapa kuat anda mengingatnya, seberapa dalam pendekatan anda, anda takkan seluwes dan selentur seperti dulu. Anda tak lagi sama. Begitu juga puisi.

    Apakah anda mengingat apa itu kolokasi?

    Kolokasi ialah secara bersama meletakkan kata dalam satu tempat. Pengertian paling sederhana yakni KATA BERDEKATAN. Dalam satu bait satu kolokasi.

    Bingung? Mari kita praktekkan.

    DOA
    Kita ambil kolokasi gerakan tubuh : tangan, kaki, mata, kepala.

    Kita tambahkan hingga membentuk frasa verba (kata kerja)
    – tangan menengadah, kaki bersila, mata memejam, kepala menunduk.

    Langkah selanjutnya jadikan klausa (subyek predikat)
    – tanganku menengadah – mata ini memejam – kakiku bersila – kepalaku penuh menunduk

    Apakah anda dapat mengikuti apa yang saya maksud? Baiklah kita lanjutkan. Setelah klausa terbentuk maka sempurnakan dengan kalimat sederhana.

    DOA

    Masih kekal tanganku menengadah, di sebuah kamar yang rutin tanpa tercatat.
    di mana mata ini memejam, menertibkan diri.
    dan aku bersandar pada angin, kakiku bersila ke sebuah jam
    yang tak pernah mati
    kepalaku penuh menunduk bukan untuk mengelak dari teka-teki
    Telah sampai kini tubuhku. Aku tahu.

    *Disclaimer : definisi sudah saya sederhanakan. Jika anda cek di kamus, saya yakin anda tambah mumet binti puyeng.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai