
TAK ADA YANG PEDULI, TAK ADA YANG BENAR-BENAR PEDULI
Percaya sama saya, tak seorang pun akan peduli dengan kepahitan frustasi anda. Anda mau berbusa-busa dengan apa yang anda rasa, anda mau jungkir balik dengan puisi anda, ketahuilah bahwa tak ada yang peduli, tak seorang pun yang peduli dengan puisi yang anda tulis.
Sehebat apapun anda dalam bermain-main kata, takkan ada yang peduli. Paling banter, orang lain akan berkomentar, “wow keren. Mastah. Tingkat dewa puisinya”, atau palingan anda dapat hadiah berupa duit dari giveaway yang anda ikuti.
Tapi, ketahuilah, tak ada yang benar-benar peduli dengan puisi anda. Hangat-hangat tahi ayam. Uppsss… maaf. Saya tak bermaksud untuk menghina siapapun atau karya manapun. Saya bermaksud mengatakan bahwa kenyataannya seperti itu. Puisi bukan mahluk adigung adigang adiguna. Kenyataannya bahwa puisi tak ubahnya tulisan iklan yang berusaha untuk mendapatkan tempat di kepala pembacanya. Top of mind, bahasa persianya.
Dapatkah anda mengetahui berapa pembaca yang ingat lirik puisi anda? Bisa jadi, malah anda sendiri yang tidak hapal. Atau setidaknya berapa banyak pembaca anda mengenal karakter puisi anda? Jawaban tersederhananya mungkin, bahwa puisi tidak memberikan efek secara langsung. Seperti iklan, koran, televisi, radio, dsb nya yang tidak sertamerta mengetahui efek secara langsung yang ditimbulkan dari tayangannya.
Komunikator – pesan – komunikan – media – efek. Ini teori komunikasi ala Laswell. Anda sebagai penyair memberi pesan kepada komunikan (pembaca) melalui puisi (media tulis) yang nantinya menimbulkan efek. Apakah puisi anda menimbulkan efek dahsyat? Nanti dulu… banyak variable yang harus dilewati. Efek hanya bagian akhir komunikasi.
Anda boleh berbusa-busa mengatakan bahwa puisi anda adalah super, bahwa teori anda kualitasnya spesial. Puisi anda benar-benar martabak. Tapi tetep saja tak ada yang peduli dengan puisi anda, setidaknya saat ini, tak ada yang benar-benar peduli. Yang ada adalah kepedulian kepada anda.
Tapi anda perlu bersyukur, jika puisi bisa memberi materi buat anda. Anda dapat duit dari giveaway, diundang dengan transport & akomodasi gratis, anda mendapat royalti, dsb. Ada feedback yang baik dari hobi yang anda tekuni saat ini. Setidaknya anda lebih peduli dengan puisi anda sendiri.