EMAS

Heleh wes kewoco endingmu

Setiap orang menginginkan sebuah emas. Dan emas tidak selalu berwarna kuning dan berbentuk koin.


Emas bisa berarti Cinta, kesuksesan, ketenaran, uang yang banyak, kesehatan, anak keturunan yang baik, segala kebaikan di dunia dan akhirat, emas bisa berarti pahala.


Emas juga bisa berarti viral.


Sudah berapa lama anda menulis puisi? Apakah menulis puisi sekadar mengisi waktu luang anda? Tidakkah sedikit pun terlintas keinginan agar anda dikenal sebagai penulis, pengarang, penyair yang expert, yang nyentuh banyak pembaca?


Satu saja tulisan anda nyentuh banyak pembaca, anda akan dikenang selamanya. Benefitnya ? Tentu saja, apapun yang anda ucapkan atau anda tulis akan dianggap sebagai petuah yang dimakmumi banyak orang.


Iwan fals dikenal karena lagunya banyak yang hits, Ebiet GAD juga dikenal karena banyak lagunya yang hits, Dewa 19, Sapardi Djoko Damono, Goenawan Mohamad, dsb.

Apa yang menarik dari puisi? Menurut saya, saat anda menghapal larik-liriknya. Dan menjadikan lagu adalah cara tercepat membuat kita hapal larik-lirik puisi.


Apakah menulis puisi itu ungkapan hati? Ya, bila ditulis di buku dan disimpan di rak buku. Bila anda menulisnya di medsos tentu berbeda. Itu aktualisasi diri, dan itu berarti anda menginginkan ’emas’.

Menjadi viral itu tidak berdosa. Yang berdosa itu ketika anda menjadi Buto ijo karena keviralan tersebut.


Maka disiplinkan diri dalam menulis. Bukankah sudah tertulis, Man Jadda wajada, Man Sabhara Zhafira.

Posted on

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai